Sunday, April 7, 2013

Dekat Dengan Baauer: Nyang Punya Harlem Shake

Rasanya baru aja kemaren dunia diguncang PSY lewat gaya Gangnamnya merayu telinga melintas budaya. Kini Telinga kembali terusik dan Gangnam terampas tren baru bermusik lewat alunan lagu unik dan aksi tari udik. Itulah “Harlem Shake.”


Jika Gangnam merebut hati pecinta seni sekaligus mencuri hati para penari lewat aksi menunggang kudanya, Tidak seperti itu Harlem Shake melawannya. Debut nyang menyedot perhatian dunia ini adalah model video dengan panjang durasi (cuma) sekitar tiga puluhan detik saja. Video memperlihatkan sekumpulan remaja dalam sebuah kamar. Tiba-tiba lagu spanyol “Con los terroristas!” terdengar, seseorang (kagak ketauan entah laki apa bini) memakai helm beranjak menari sendiri disaat nyang lain sedang sibuk dengan pikiran masing-masing. Ditengah tarian konyol tak beraturan itu terdengar Harlem shake berkali-kali hingga suasana panas mengacau kesenangan, akhirnya semua terlibat aksi tari parodi unik itu. Luap dalam kegembiraan ala mereka dengan pakaian kurang bahan juga alat peraga aneh.


Emang udah sampe garisnya kalo video unggahan komedian amatir, Filthy Frank ke YouTube tanggal 2 Februari lalu jadi tren. Hingga 15 Februari kemaren, udah sekitar 40.000 video “Harlem Shake” di upload ke YouTube, tidak kurang dari 175 juta kali dilihat. Kalo sempet nyortir satu persatu “Harlem Shake”, Anda akan ketemu tokoh luaran negeri sono nyang bikin Harlem Shake sendiri. Bahkan sampai batalion Tentara Norwegia ikutan keranjingan.


Di Charts iTunes, lagunya Baauer ini melesat membelah jalan jadi nomor 1



Nyang Punya Harlem Shake

Baauer. (Courtesy of Mixed Management)



Baauer nyang Punya Harlem Shake mengatakan ia merasa seperti aneh melihat kenyataan lagunya jadi besar. “Yang saya lakukan adalah membuat lagu, saya melahirkannya”.


Baauer Nyang Punya Harlem Shake adalah sosok tinggi berwajah sedikit kekanak-kanakan dengan senyum lebar mengembang berusia 23 tahun. Lahir di Harry Rodrigues sebelah Barat Philadelphia, tapi waktu kecil suka pindah -pindah terkait kerjaan bokapnya di konsultan keuangan untuk perusahaan-perusahaan internasional. Tinggal di Jerman dari umur empat tahun hingga tujuh tahun, terus ke London sampai umur 13 tahun, lalu ke Connecticut hingga 17 tahun, kemudian setahun lebih di London lagi sebelum berangkat ke perguruan tinggi di New York.


Kalo sang Ayah demen bermain jazz dan rock klasik rock di rumah, Baauer berkembang dengan hip-hop di pinggiran Connecticut saat 13 tahun, mendengarkan Dr. Octagon, Madlib, MF Doom, dan lain-lain. Hingga satu malam ia terantuk video DMC World DJ Championships di YouTube, menginspirasinya untuk menjadi seorang DJ dan akhirnya untuk pertama kali keahlian DJ pertamanya ditunjukkan di konser lokal Connecticut: Toquet Hall Teen Center.


Baauer pindah ke New York tahun 2007 untuk belajar teknologi audio di City College. Setelah tinggal di Harlem selama dua tahun, kemudian menetap di Brooklyn di tahun 2009, dan sekarang tinggal di Bushwick.


Setelah terlibat dalam “jutaan proyek gagal”, termasuk duo MSTRKRFT-ish yang disebut SX N DRGS (seks dan obat-obatan) punya nama DJ Kapten Harry, ngebikin musik dansa, ia semakin dipengaruhi hip-hop, menggabungkan hip-hop dengan musik dansa elektronik. Sekitaran setahun yang lalu, ia pun mengganti namanya jadi Baauer.


“Ini adalah nama tengah ku. Juga ada sebuah perusahaan peralatan hoki bernama Bauer Dan saya juga suka berhubungan dengan Jack Bauer”, katanya dengan tertawa kecil.


Tanggal 22 Mei, Baauer merilis track “Harlem Shake.” dibawah label Mad Decent.


“Saya hanya terinspirasi ide suara rumah Belanda dengan bunyi berderit tinggi lalu memasukkannya ke dalam track hip-hop,” katanya. Baauer meracik Harlem Shake dengan mencolok agar mendapat perhatian. Ia menempatkan berbagai suara aneh dan kata-kata kotor sebanyak mungkin. Ada raung singa hingga suara api.


Baauer mengatakan nama track tidak ada hubungan dengan apa-apa, itu hanya lagu sampel, Philadelphia rapper Plastic Little’s “Miller Time”.


Sekitar semingguan yang lalu, Baauer mulai memperhatikan orang-orang memposting video 30 detik ke Facebook.


Sekarang Harlem Shake jadi momok dan Baauer pun mulai melihat perubahan hidupnya. Sementara orang-orang selalu menanggapi secara positif “Harlem Shake”, sekarang, dia berkata, “itu benar-benar gila.” Sekelas Baauer ternyata juga bisa blak-blakan dengan rapper Azealia Bank karena Bank merilis remix “Harlem Shake” ke SoundCloud, lantas tim Baauer menghapusnya karena Bank gak punya izin ngerilisnya. Saling lempar pun memanas di twitter. hingga muncul tren coccblockin.


Apapun itu, video Harlem Shake, saat ini, telah mencapai lebih dari 175 juta kali dilihat dan menghitung lewat YouTube. merangkak naik dari ke hari. Menurut Billboard, Baauer dengan label yang mengeluarkan track, Mad Decent, duduk sembari melihat uang masuk dari berbagai transaksi. Baauer nyang Punya Harlem Shake kini sibuk ngumpulin recehan pendapatan nyang masuk kantong dari setiap orang nyang melihat video itu di youtube.



Selama “Harlem Shake” masih konsentrasi dalam gila, Baauer tetap dalam hanyut bahagia menikmati hasil proyek antiknya.


“bisa jadi Harlem Shake mengusik telinga karena lagunya nyang menyenangkan, sedikit konyol” katanya. “Tetapi intinya, itu lagu ku dan itu membuat orang ingin menari. Ini adalah kesenangan bearti bagiku.”



Dekat Dengan Baauer: Nyang Punya Harlem Shake